Diberdayakan oleh Blogger.
RSS


Pemerintah bersikukuh naikkan harga BBM bersubsidi

Senin, 26 Maret 2012 20:31 WIB | 2549 Views


Menteri Keuangan, Agus Martowardojo (kanan), Menteri ESDM, Jero Wacik (tengah), dan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita Legowo (kiri), berbincang sebelum Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu petang (25/3). Rapat yang membahas subsidi BBM dan kenaikan listrik tersebut sedianya dimulai pada pukul 16.00 WIB, namun kembali diskors hingga pukul 19.00 WIB. Rapat yang berlangsung sejak Sabtu (24/3), itu masih belum mencapai keputusan mengenai besaran subsidi bahan bakar minyak (BBM). (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
 ...memahami, kita perlu menjaga anggaran kita...
Setuju kah kalian dengan pendapat ini ?????
Jakarta, 26/3 (ANTARA) - Pemerintah bersikukuh untuk memilih opsi kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp1.500 per liter, untuk menjaga anggaran negara dari gejolak kenaikan harga minyak dunia.

"Kami mohon dukungan masyarakat agar memahami, kita perlu menjaga anggaran kita," ujar Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, dalam rapat kerja pemerintah dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Senin.

Menkeu juga mengatakan, opsi menaikkan harga BBM bersubsidi itu lebih diusulkan karena pemerintah ingin membatasi penggunaan BBM bersubsidi dan mengurangi anggaran subsidi energi dalam APBN.

"Dengan asumsi harga 105 dollar Amerika Seerikat ICP dan jumlah kuota 40 juta kilo liter, (subsidi BBM) meningkat drastis jadi Rp178 triliun. Ini perlu dikendalikan. Kami ingin batasi resiko BBM subsidi itu maksimum di Rp137 triliun," ujarnya. 

Selain itu, menaikkan harga BBM bersubsidi juga bermanfaat mencegah penyelundupan karena harga BBM termurah di negara tetangga berada pada kisaran Rp12.000 sampai Rp14.000.

"Penyelundupan dan penimbunan akan banyak resikonya, ini dapat membuat masyarakat yang menggunakan pertamax akan kembali menggunakan premium," kata Martowardoyo.


Di banyak wilayah Tanah Air, hari ini terjadi gelombang demonstrasi menolak penaikan harga BBM bersubsidi. Antisipasi pengamanan pelaksanaan langkah pemerintah dilakukan semaksimal mungkin, di antaranya penggelaran unsur TNI. (*)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar